KadinSenin, 11 Januari 2021


Ilustrasi – Appeal. Shutterstock.


Tidak Hanya DKI, Ketum Kadin Jatim Juga Kasih

Imbauan ke Pemda


SURABAYA - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim Adik Dwi Putranto mengatakan pelaksanaan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di beberapa daerah khususnya Surabaya Raya akan menghambat lajunya ekonomi daerah yang kini mulai bangkit.


"Di saat ekonomi mulai merangkak, ada kebijakan PPKM yang justru akan kembali menghambat lajunya ekonomi. Untuk itu, kami berharap pemerintah daerah memperhatikan sektor ekonomi juga," kata Adik di Surabaya dilansir dari antaranews.com, Sabtu (9/1).


Kesehatan memang harus menjadi prioritas karena kesehatan menjadi modal penggerak, namun sektor ekonomi juga tidak bisa dikesampingkan.


"Keduanya harus berjalan secara seimbang. Tetapi pada prinsipnya, sebenarnya masih ada kelonggaran, misalkan konstruksi yang padat karya, bisa beroperasi 100 persen, bahan pokok 100 persen dan makanan minuman juga 100 persen," kata Adik.


Saat ini, Kadin Jatim juga terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dan industri. Serta, mengimbau kepada seluruh industri dan pengusaha tetap dan terus menekankan pemberlakuan protokol kesehatan di tempat kerja masing-masing.


"Pekerja harus pakai masker, jaga kebersihan, jaga jarak dan tidak berkerumun. Kami secara intens melakukan komunikasi dengan Apindo Jatim untuk menyikapi kondisi ini. Apa saja kesulitan dan hambatan yang ditemui pengusaha dan bagaimana mencari solusinya," tuturnya.


"Saya juga berharap pemberlakuan PPKM ini tidak akan berpengaruh signifikan terhadap ekonomi yang mulai merangkak naik. Mudah-mudahan setelah dua pekan pemberlakuan PPKM, kinerja industri bisa digenjot lagi," tandasnya.

Berita Terbaru
Update Corona: Per 26 Januari, Kasus Corona di Indonesia Tembus 1 Juta
Ilustrasi - Covid-19. Shutterstock.
SelengkapnyaKadin