KadinKamis, 19 November 2020


Kadin Masih Menunggu Aturan Teknis di Sektor Pangan


JAKARTA – Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bidang Kelautan dan Perikanan Yugi Prayanto mengatakan pihaknya masih menunggu aturan pelaksanaan teknis dari Undang-Undang Cipta Kerja, baik berupa Peraturan Pemerintah (PP) maupun Peraturan Menteri (Permen) untuk mendukung kemudahan berusaha di sektor pangan.


Termasuk juga di sektor kelautan dan perikanan. Untuk memulai dan melanjutkan usaha, pelaku usaha nasional juga mengharapkan empat hal dari pemerintah, yakni perizinan sederhana, ketentuan perpajakan yang jelas, kepastian usaha, dan kepastian hukum.


“Perizinan usaha jadi sederhana, izin kapal bisa online, tidak rumit lagi. Kita memang harapkan Undang-Undang Cipta Kerja bisa meningkatkan investasi di sektor kelautan dan perikanan. Kita masih menunggu juknis secara detilnya untuk kemudahan berusaha ini seperti apa dan bagaimana,” ucapnya, Rabu (18/11).


Sejatinya, prospek usaha di sektor kelautan dan perikanan masih sangat menjanjikan. Masih banyak potensi yang belum dimanfaatkan. “Jadi, biar bisa lebih luwes bergerak, butuh kepastian dari aturan turunan, baik PP maupun Permen,” tegasnya.


Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Pengolahan Makanan dan Industri Peternakan Juan P. Adoe berpendapat sama. Dia mengusulkan PP di sektor peternakan sesuai protokol kesehatan veteriner guna meningkatkan daya saing produk budidaya peternakan dalam negeri, berserta produk ternak dan turunannya.


Sebab, masih ada kendala terkait hal tersebut. Satu di antaranya, pasokan bibit ternak dan ternak budidaya melalui perusahaan atau perseorangan sampai saat ini tidak ada perubahan karena belum ada ketetapan terkait PP. 


“Peternakan budidaya penggemukan sapi juga saat ini masih terkendala karena masih menunggu penetapan,” tandasnya.

Berita Terbaru
UPDATE Corona: Per 29 November, Kasus Harian Corona Pecah Rekor
Ilustrasi - Update corona. Shutterstock.
SelengkapnyaKadin